@SabrinaAbon

ssays

Denpasar — Senin, 25 Februari 2013

God. Tadi jam 4 pagi aku sempet bangun. Dan aku galau. Ngetwit ga jelas. Mondar-mandir ga jelas. Aku bingung harus ngapain lagi. Katanya aku kurang olahraga. Katanya aku kurusan. Beh. Jelek sekali kondisi badanku.

Aku baru ganti nama twitter. Follow or mention aku ya di “@SabrinaAbon” okeh? Pengen aja ganti suasana baru. Trus, aku malah pengen buat blog baru. Tapi biar disini sajalah dulu. Masih pengen nulis disini. Oke deh, Bon.

Sempat aku bingung dan menelpon beberapa temanku. Thanks friends, i’m better. Haha. Aku juga sudah menonton beberapa film. Salah satunya film horor. The Possession. Masa ada tangan keluar dari mulut manusia? So, dont watch it alone, Guys. Hehe.

Pergi ke Inul Vista adalah hal yang tepat buatku saat itu. Bersama Gex Gex, nyanyi ala penyanyi X Factor. Buahahaha. Lumayan, skor-ku ada yang 77, 84, dan paling tinggi 95. Hhmm, not bad. Hehe. Trus makan Nasi Tempong Bajak Laut namanya. Sambalnya pedes banget, Rek! Thanks God, for the great time. I’m happy.

Kemaren? Aku dan Mom ke salon. Rambutku dipotong. Dibentuk dan taraaaa. It’s cool. You have to see it by yourself. Haha. Enak banget rasanya abis potong rambut. Tambah ringan nih kepala.

Cut,

Bon

Level Neraka

api

Denpasar — Kamis, 21 Februari 2013

Waktu menunjukkan 3.30 pm. Baru aja aku selesai mandi. Wuih, segernya. Haha. Habis mandi jadi punya semangat menulis deh. Aku seperti harus terus menulis. Meng-update semua dan juga mencari ide-ide baru. Yea, seru sekali. Ngobrol ama siapa lagi ya? Kmaren uda ma dia. Haha. Lama juga ga jumpa, Friend. Nice to find you again.

Aku jadi pengen potong rambut deh. Bentuk apa ya? Model apa ya? Bosen aja nih ngebiarin panjang. Maunya dipotong sedikit dan agak dibentuk biar sexy. Wahahahaha. Ada yang usul model botak. Haha. Nah lho. Kidding, Bon. Hhmm, apa aku ganti tampilan twitter-ku aja ya? Ah, ngga dulu deh. Twitter-ku lagi di titik kebosanan. Hahaha. There are some good words vo ya :

  • God puts people in your life for a reason, and removes them from your life for a better reason.
  • Don’t talk, just act. Don’t say, just show. Don’t promise, just prove.
  • Dear haters.. Don’t be so quick to judge me, you only see what I choose to show. #YouGottaChill

Untuk point yang pertama diatas, ada benarnya juga. Kadang aku ngrasa ketemu seseorang, dan dia lenyap begitu saja, tanpa jejak. Andai tak harus selalu seperti itu. Aku ingin orang itu bisa berarti. Ada maknanya di dalam hidup gue. Cie, gaya. Iya. Ini bener lho.

Untuk point yang nomor 2. Ada juga orang yang bisanya cuma ngomong, tanpa bertindak. Males juga dengernya ya. Trus, ngomong kadang sampai level neraka, tapi ga ada apanya. Alias No Action Talk Only. Lagi sekali, males banget deh ama orang kayak gitu. Apalagi kalau bawa-bawa janji. Janji itu harusnya ditepati donk.

Ngomong-ngomong soal Haters, aku pikir aku punya juga. Hehe. Ada yang suka, pasti ada juga yang ga suka. Emang gue pikirin? Harapanku sih ngga punya Haters, but you know, coz life like this #Complicated. I want to say something to my Haters : “Please, just go to the HELL!!” That’s better vo ya. Hahahaha. Okay, God Bless Me. Astungkara.

Who cares,

Bon

Belanda

Belanda

Denpasar — Selasa, 19 Februari 2013

Aku mau kasi tau beberapa kutipan yang oke banget. Cekidot :

  • I DON’T NEED GEOGRAPHY, YOU ARE MY WORLD.
  • God is kindest teacher…Because no matter how hard the test, He is still giving you the ANSWER.
  • Dear God, from the bottom of my heart, I want to thank You for being with me all the way, for never leaving me, and for loving me.
  • Another month. Another year. Another smile. Another tear. Another winter and another summer too. But there can never be another you.
  • When someone comes into your life God sent them for a reason, either to learn from them or to be with them till the end.
  • If you want to know your past, look into your present conditions. If you want to know your future, look into your present actions.

Atau yang konyol seperti ini :

  • kepo adalah kangen yang terselubung
  • pacar yg baik tidak hanya membelikan pulsa setiap bulannya. tapi juga selalu membelikan HP terbaru saat baru di rilis.
  • bangun tidur > berdoa > cek hp > tidur lagi
  • org yg nyontek saat ujian adalah org BODOH ! tapi kalo gak lulus gara2 lo gak nyontek, itu lebih BODOH lagi !
  • lagi cuci laptop pake rinso gara2 kena virus, semoga virusnya cepet hilang *pray together*

Aku mau kasi tau perkembanganku baca novel Melepaskanmu, sampai halaman 60 dari 311 halaman. Dan aku juga pikir, kesehatanku juga membaik. Hehe. Karena aku melakukan 2 hal itu, yaitu olahraga dan makan buah pepaya. Hahaha. Aku merasa segar. Aku merasa lebih baik. Dan tau ga, tuh olahraga, baru keliling 3 kali lapangan Renon yang besar, efeknya baru kerasa 2 hari kemudian, pegel dan pegel. Hehe. Gpp sih. Baru dan tumben banget aku olahraga sih. Gara-gara dokter bilang aku kurang olahraga, jadinya aku semangat untuk itu. Yap, ada yang mempengaruhi. Hehe. Aku sudah beli diary nomor 16. Oke, yang nomor 15 masih jalan. Yang penting sudah ada cadangannya. Yes!

Minggu, 17 Feb, my big family having lunch at Restoran Renon. Hhmm, unforgettable moment! Coz, our lovely Grandma is there. Jarang-jarang lho Mbah di Denpasar. Banyak banget kita semua makan. Hampir sejuta totalnya. Hahaha. Lumayan untuk 10 orang. Sip lah, and thanks God. Sinta? Dia masih nelpon-nelpon ga jelas. Hahaha. Dasar ga punya kerjaan. Mending kerjain pr, ya kagak?

Gimana waktu tanggal 14 Februari, Bon? Gimana waktu Valentine? Haha. Thanks to all my friends, Happy Valentine’s Day too. Love, chocolate, and red rose. Hhmm, aku yang disini, duduk, ngetik, masih minum teh kotak, sebentar-sebentar liat hape, dan tetep nyari ide gila. Huehehehe. And my Monce? He’s still ‘crazy’. Make me ‘crazy’ too, hehe. Asal lu tau aja, aku habis dari sebuah hotel di Sanur, namanya Inna Sindhu Beach Hotel. Nganter mama doang sih. Tapi aku sempet ketemu bule Belanda sebentar. Hehe. Yea, Holland.

Bye bye,

Bon

Carikan Aku

night

Denpasar — Rabu, 13 Februari 2013

Aku disini panas
Dingin, kamu dimana?
Ada fitnah yang membuat panas
Ada kata-kata menusuk yang tak jelas rimbanya
Semua itu untuk apa?
Coba tanya sendiri orangnya

Aku ingin di pantai
Aku ingin di gunung
Tapi tak ingin di sumur

Kata-kata yang tak jelas menghampiri
Tiada arah dan berantakan
Untuk siapa semuanya itu?
Apa untuk dia yang ada di pojok ruangan ini?
Apa untukku yang sedari tadi menunggumu, Cinta?

Argh, aku sudah mulai ngawur
Siapa yang telah membuatmu kacau, Bon?
Dia, atau dia, atau mereka?

Tetap saja lampu itu terang
Tetap saja langit itu cerah
Sekarang panas
Besok apa kamu mau hujan?
Tidak, datangkan aku petir
Carikan aku tornado
Kata Mochi

Merah
Kuning
Hijau
Ungu
Aku cari hitam
Apa ada?

 

Februari Berjuta Rasa

feb

Denpasar — Senin, 11 Februari 2013

Aku yang terduduk disini, mencoba mencari-cari ide di kepalaku. Apa yang masih tersisa? Apa yang masih layak untuk kutulis? Anjing disana itu, melihatku dengan tatapan heran. Kapan aku makan, katanya dalam hati. Udara cukup panas kali ini. Itu menghalangiku untuk keluar dari gerbang. Aku lihat ke sebelah kanan bawah. Ada novel yang tak kunjung kubaca. The Lord Of The Rings The Fellowship Of The Ring setebal 501 halaman. Apa aku yakin akan membaca semuanya? Hahaha. Aku rasa tidak. Ngomong-ngomong, novel Twilight-ku dimana ya? Mengapa tiba-tiba tak ada? Aku taruh dimana ya? Hhmm.

Aku sudah beli majalah baru, untuk bulan Februari. Lumayan buat aku cuci mata. Hehe. Btw aku beli kutek baru. Warna silver and gold. Nih, aku baru pake silver. Keren lho. Sekali oles langsung keren. Hehehe. Ga rugi belinya. Yes.

Tanggal 10 Feb kmaren adalah Imlek. Gong Xi Fa Cai ya buat semuanya. Hehe. Aku sama Mom waktu tanggal 9-nya pergi ke Gunung Agung buat sembahyangan. Tapi sayang, aku lagi ga bole lho. Hiks. Padahal asik, sembahyang rame-rame. Dapet angpao juga sih. Hehe. Dan ucapan juga. Aku juga kasi ucapan ke orang-orang kok. And, yesterday was full of red. Ya iyalah. Masa biru? Oke, next aku mau cerita tentang yang uda lewat. Cekidot, Guys!!

Senin, 4 Feb kmaren, aku show lagi lho. Diajakin Om. Berawal dari chating fb, tukeran pin bb, hingga langsung diajak show hari itu juga. Waw. Ga nyangka aja sih. Uda lama banget ga show. Malah dibilang Maret bakal ada event, dan mungkin aku bakal ikutan. Hehe. Dijemput jam 7an malem gitu. Meet new friends. We go to designer’s house to take the dress etc. Then go to Bali Tropic, Nusa Dua. Ya, kita show disana. Kita show ber-5. Yang aku pakai sih : bikini, dress hitam, kebaya modern, dan gaun merah. Pulangnya kita sempet makan bakso. Hehe. Uda jam 11 malem lho waktu itu. Thx a lots, Everybody. I enjoy that night!

Selasa, 5 Feb kmaren, Mom, Dic, Me, (plus Tugek), go to Negara. Kita naik bus. Dad naek motor dia. Tumben lho aku naek bus ke Negara. Hehe. Pengalaman pertama yang tak terlupakan ya, bisa jadi. Hehe. Kiap aja ne di bus. Ga lupa juga aku denger music. Hehe. Di Negara kita sembahyang bersama tuh. Meet Embah, Nyom too. Then home. Oya, ada mobil nyungsep ke bawah jembatan pula. Pasti mobil yang bawa barang-barang banyak. Soalnya aku liat orang-orang mindahin Buavita dari bawah sana ke atas. Pulangnya sempet hujan lagi. Hee. Nice. Awal Februari yang menyenangkan. Berjuta rasa. Tak terkira lho. Haha.

Berapa juta?

Bon

Do It

money

Denpasar — Jumat, 1 Februari 2013

Selamat Malam, Semua. Cepet banget malem yak?! Dah gitu, cepet banget awal bulan lagi. Bulan Februari, bulan yang penuh cinta (kone). Hahaha. Konyol banget kalau uda ngomongin masalah cinta. Ya, konyol. Kenapa? Emangnya kamu makan cinta? Hello. Do it. Duit skarang yang diminta. Ada duit, ada barang. Ada duit, ada cinta. Gitu kali ya. Matre dong, Bon? Hari gini gitu lho. Aku kan bilang jaman skarang. Maaf, jika kata-kataku menusuk. Coz that’s true, My Friends.

Tadi siang sempat hujan. Then meet Luna. Lucu kali dia. Senyum-senyum ga jelas terus. Wahahaha. Sore juga gerimis sewaktu aku pulang dari salon tadi. Ya, tadi aku facial sebentar. Btw, majalah terbaru gue mana yak? Apa ketinggalan tadi dirumah Luna? Tapi, aku lagi mikir. Bulan Februari, bakal beli majalah apa kagak ya? Soalnya aku mikir, bakal banyak beli pulsa. Hehehe. Hhmm perlu do it (duit) tambahan nih.

Heran deh sama salah satu stasiun tv swasta itu. Kerjaannya muter film horor mulu. Serem tau ah. Dalam rangka apa ne, terus-terusan film horor? Gue mah ngeri gitu sendiri di lantai 2 gini. Huff. Oke, ga bole gitu, Bon. I Love God. Hhmm. Trus parahnya lagi, di tv-ku tiba-tiba ga ada SCTV. Nah lho. Padahal aku demen banget nonton serial Ftv disana. Malah Dio yang ga ada Global Tv, untuk nonton sepak bola kesayangannya. Hehehe.

I just can do it. Do what i can do for now. Coz, who knows what could happen tomorrow? Yea, intinya sih gitu, Mamen. Hhmm aku lagi mikir. Ga ada apa yang nawarin aku main film yak? Aku sih pengennya maen di Ftv kayak temenku. Hehehe. Layar lebar mungkin? Wakakaka. Jauh amat, Bon. Iya nih. Tawaran show, pernah. Photoshoot, pernah. Memang ga sering-sering amat sih. Tapi, Ftv skali-skali juga boleh lah. Hahaha. Narsis!

Just do it,

Bon

The Star

Starsinthesky

Denpasar — Senin, 28 Januari 2013

Star. Bintang. Apa kamu melihat bintang itu? Apa kamu melihatnya? Dari sini terlihat kecil dan terang. Ditemani oleh awan putih, bulan malam, dan kabut dingin. Dari pegunungan tentu saja terasa indah dan dingin. Dari pantai berhembus bersama angin kencang. Dari atap rumah, terpendar ramai dan menarik hati.

Star. Bintang. Seseorang yang bagaimana boleh dikatakan bintang? Idola nama lainnya. Apakah itu model, pemain film, penyanyi, penulis, dokter, politisi, dan lainnya? Aku rasa tiap orang mempunyai idolanya masing-masing. Ibu bapakmu bisa saja idolamu. Bahkan saudaramu. One of your family. Bisa saja.

Star. Bintang. Aku melihat disosoknya. Hehe. Yea, my Avril Lavigne. She’s my fave singer ever! My idol, my inspiration. I really want to meet her someday. Trus, aku harus ke Kanada gitu? Hello, ga separah itu kalee. Cukup dengan mendengarkan lagunya, aku bisa merasakan dia disini bersamaku. Hehehe. Ada konsernya yang bertajuk The Black Star Tour. Yes, she’s really a star. Yeah, Avril Rocks!! Thumbs up!! Metal!!

Star. Bintang. Aku ingat pernah menggambar bintang sewaktu sekolah dulu. Berupa 5 garis lurus yang dipadukan, dan aku beri warna kuning. Ya, namanya juga masih anak-anak. Udah lama juga ya aku ga ngambar lagi. Skarang lebih sering nulis, ngetik gitu. Sekalian olahraga jari-jari tangan. Hohoho. Boleh juga. Mengasah kreativitas juga namanya. Meleburkan ide dan kenyataan menjadi satu. Menarik. Makanya, cepetin buat novel, Bon. Tanggung banget, sih. Hehehe. Baru juga pengen.

Star. Bintang. Pernah denger orang yang lahir itu adalah menjadi bintang? Ya, artis itu. Mereka bukan orang biasa. Mereka dikelilingi lampu terang dan kamera. Hidupnya menjadi sorotan. Hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ada yang dari kecil sudah tenar, atau malah dari lahir. Mungkin banyak orang yang ingin terkenal ya. Makanya di tiap ajang pencarian bakat itu, dibanjiri oleh ribuan perserta. Atau mereka malah mencari peruntungan ya. Bisa jadi. So?

Be a star,

Bon

Let Go

let go1

Denpasar — Sabtu, 26 Januari 2013

Hai, ketemu lagi sama aku, Guys. Apa kabar? Untung ga panas-panas amat ya. Btw, aku pernah kepikiran mau ke Smansa lagi. Iya, sekolah aku dulu. Uda lewat beberapa tahun pasti banyak berubah ya. Hhmm. Trus, kalo aku kesana mau ngapain? Makan mie ayam? Hahaha. I don’t know, just miss this school. Miss my friends, the memories, and the basketball yard. Hahaha. Trakhir kali aku ksana ama temenku, gedungnya ada yang mau ditingkatin lagi. Paling skarang uda jadi. I miss you, Smansa.

Kadang hujan. Kadang mendung. Matahari cuma mampir sebentar. Lalu mendung lagi. Jemuran kapan keringnya kalau gitu? Jalanan akan becek sampai kapan? Banjir di Jakarta kapan selesainya? Huff. Can’t say anything. Indonesia, i love you, don’t be sad. Hhmm, jadi pengen nonton film Eat Pray Love deh. Kan ada Bali-nya tuh. It’s cool. Great movie with Bali in it. Oh ya. Ada kabar baru dari surat kabar. Katanya mata uang rupiah Rp 100.000 bakal jadi Rp 100 aja. Rp 50.000 jadi Rp 50 aja. Dan seterusnya. akan mulai beberapa tahun kemudian sampai semuanya baru. Jadi, es krim magnum harganya Rp 10 ya, yang maksudnya Rp 10.000. Hehehe. Knapa bisa gitu ya? Gue juga heran. Yea, the goverment did it.

Yes, kurang music, Saudara-Saudara. Aku hidupkan dulu ya. Oke, sudah. Awali dengan lagu Muda by Agnes Monica. Dan selanjutnya Avril Lavigne. Haha, mantap. Tadi siang aku nonton film Indonesia, judulnya Salon Ketok Magic. Hee, ga sampai selesai sih. Geli juga liat tu nenek tua berubah jadi muda lagi. Tapi kelakuannya  tetep nenek-nenek. Hah. Dan, aku lagi mikir, ada sesuatu yang baru ga lagi? Atau aku harus membiarkannya saja. Just let it go? Should i? Target. Apalagi targetku? Aku puas dengan pencapaianku sejauh ini. So, apa lagi? Ada yang punya ide? How about going somewhere?

Sepi banget kadang-kadang. Apa kamu ngrasa gitu? So, apa aku harus ke tempat yang ramai? Mall besar? Tempat dugem? Atau malah ke pantai menenangkan diri? I don’t know. Siapa yang bisa memimpin aku sekarang? Aku perlu orang yang menunjukkan kemana lagi jalanku. Yang berkata, kamu harus kesana, Bon. Lakukan itu dan kamu akan bisa merasa lebih baik dari sebelumnya. Ya, aku perlu ada orang yang berkata seperti itu kepadaku. Siapa? Atau aku harus membiarkan ini mengalir begitu saja? Let it flow. And let it go. Haruskah?

let go2


LET GO — Avril Lavigne

Hey, yea, ohoh (3x)
I’ve only got 3 dollars left in my hands,
I walk down the sidewalk as I pass a dirty man
walk up the staircase that leads to my hotel
I’m living in at a fancy hotel, yeayea
then I’ll go up to my room
fixate on what’s the deal
I’m alone again
then I will crawl into the bed,
and call you up to tell you off
[Chorus]
‘Cause I’m on my own, would you leave me alone
before I lose my mind
because you lied and so did I
Oh oh oh, would you cry-y-y
if I let you go tonight if I let you go tonight
yea, yea, let goHey, yea, ohoh

I’ll probably wake up a little sad
but then I’ll get up and let go of it all instead
because really it’s not worth it
to get in a mess over him
to bother get stressed over him
so I’ll just go on with my life
and fixate on everything else but you
yea I’ll just go on with my life
I have no reason to please you anymore

‘Cause I’m on my own, would you leave me alone
before I lose my mind
because you lied and so did I
Oh oh oh, would you cry-y-y
if I let you go tonight if I let you go

So find your way out of my sight
I know it’s hard, it’s tough to laugh
it’s all messed up, don’t play this game

[Chorus] 2x

Yea, yea
getting stressed over you
getting messed over you

Fight

Losing Grip

Denpasar — Selasa, 22 Januari 2013

Hi, Selamat Sore. Cepet banget ya udah mau akhir bulan. Ntar lagi Februari deh. Lama juga aku ga nulis disini. Ada yang kangen sama tulisanku ga? Hehe. Diary no.15 sudah siap untuk diisi. Kapan ya aku beli diary baru lagi? Hhmm. Bulan Januari ini lumayan banyak rainan. Diantaranya : Saraswati dan Pagerwesi. Oya, anjing itu, Persie Boy, dia nakal sekali. Hehe. Kadang-kadang dia menganggapku orang asing. Hadeh, kapan kamu bisa benar-benar kenal aku? Dan anjing satunya lagi, aku cuma melihatnya. Dia lucu, kecil, dan berwarna coklat. Harganya coba tebak! 2 juta! Banyangin, 2 juta, Mamen! Kalau dikasi minta aku sih mau. Hehe. Dan, ada foto lucu yang aku dapet dari bbm. Ada seekor anjing pom (mirip Molly), di dalam ember biru muda, dan disekitarnya adalah banjir, Saudara-Saudara. Hihi. Aku kirim ke Tugek, dia bilang lucu. Hhmm, jadi inget Molly pastinya.

Aku jadi pengen es krim deh. Eh, waktu ini aku nonton film The Imposible. Sayang ga sampai selesai, soalnya aku ngeri banget ama nih film. Tau ga tentang apa? Tsunami di Bangkok, Thailand dan merupakan true story. Ya, sekeluarga kena tsunami. Hii. Aku ga berani nerusin nonton. Horor. Mengerikan.

Aku lagi di rumah Panjer nih. Di kamarku, di lantai 2. Aku nulis, lagi ditemenin Persie Boy. Tumben dia mau disini lama. Hehe. I like my room. Jadi tempat yang nyaman untuk menulis. Betah. Lumayan. Dan cucok. Hehe. Untung aja disini ga sepanas di Anyelir dulu. Fiuh. Apa aku harus ngobrol dengan temanku? Siapa lagi? Thx to bbm yang bisa membuat hariku lebih berwarna. Haha.

Ada unek-unek ga, Bon? Udah semingguan ga nulis disini. Jadi, mau cerita apa sekarang? Ada. Aku ingat perbincangan dengan seorang dokter. Ya, dokter itu lagi. Katanya, kerjakan yang bisa dikerjakan sekarang. Jangan mikir yang lampau atau terlalu jauh kedepan. Itu katanya. Coba. Lawan rasa malas yang melanda. Jangan malasnya diikuti. Fight. Can you? Yah, semoga saja bisa. Aku harus bisa menjadi lebih baik lagi. Go Abon Go!! Hahaha.

Semangat!

Bon

Angin

376269_2595161203991_409327649_n

Denpasar – Kamis, 10 Januari 2013

Padahal tadinya aku ingin menulis di note fb. Eh, error, ya udah. Aku tulis disini aja dulu. Aku mau cerita tentang cuaca akhir-akhir ini. Aku yang sekarang tidur di lantai 2, ngeri sendiri mendengar angin yang berhembus di luar sana. Seperti ada yang mau roboh. Sepertinya ada sesuatu yang rusak oleh angin itu.

Apa sih maunya angin itu? Setelah panas tak karuan juga hujan deras, malah datang si angin ribut. Daun dibawa. Debu dibawa. Pasir dibawa. Sampah dibawa. Tak bisakah kau membawa sedikit ketenangan pada kami semua? Kita kaget. Kami was-was. Yang ada, tak tenang. Yang ada, cemas. Itu maumu, Angin? Tega kamu melihat kita seperti itu? Walaupun kami mengomel sedemikian rupa, kamu tidak akan pernah peduli. Tetap saja kamu berhembus. Seketika pelan, kemudian berhembus kencang. Menggetarkan jendela dan pintu. Pohon-pohon itu menjadi ramai. Mereka ikut ribut gara-gara tingkahmu.

Angin. Angin itu udara yang bergerak. Angin itu sejuk. Angin itu segar. Dicari saat panas. Dibutuhkan semua. Tapi tidak angin ribut ya. Hehe. Angin. Sebuah istilah yang tak asing lagi. Ya, aku ingat. Itu adalah teater Angin. Sewaktu aku sekolah dulu. Aku sempat ikut ekskul itu sebentar sebelum beralih ke PMR. Gimana rasanya ikut Angin, Bon? Kamu mau tau? Hahaha.

Aku ingat saat itu adalah waktunya perkenalan. Pukul 4 sore di lapangan tenis sekolah. Semua orang disuruh berakting seperti yang disuruh oleh senior. Benar-benar gila. Aneh. Dan memalukan. Hahaha. Aku ingat ada yang disuruh menjadi anjing. Wekz. Kalau aku, saat itu bersama salah seorang temanku, dipasangkan, dan kami disuruh berakting layaknya tokoh kartun di sebuah game. Ciat. Ciat, dan ciat. Kita sok saling nendang. Sok saling pukul. Sambil tertawa. Huff, untung ga gila-gila amat. Hahaha.

Latihan Angin berikutnya pukul 4 sore lagi. Pernah di taman budaya. Kita disuruh konsentrasi. Kita disuruh pemanasan. Dan latihan operet. Ya, aku ikutnya sampai itu saja. Lumayan dapat latihan vocal juga. Hehe. Aku sering membawa file-ku juga. Salah seorang seniorku melihatnya. Dan tentu saja, isinya Avril semua. Hahaha. Biasa, fans Avril, Om. Hihi. Oya, aku masih ingat juga sekre-nya. Kumpul tiap pulang sekolah disana. Duduk melingkar sambil mengucapkan angin yang lirih. Aula juga. Ya, disana juga. Miss that moments.

Kebersamaan dan makan,

Bon