Lihat, Dengar, Rasakan

Happy Sad Face

Denpasar, Thursday, December 6th 2012

Jumpa lagi denganku. It’s about 12.00 pm. Ya, jam 12 siang. Udah siang aja nih. Aku jadi kepikiran buat gaya tulisan lain di blogku ini. Semacam puisi mungkin? Atau semacam cerita pendek. Hhmm, menurutmu gimana? Makasi banyak untuk para blogger yang sudah like beberapa postku. Kalian suka ya? Hehe, makasi. Aku akan terus berusaha. Btw, aku lagi di kamar Dio main internet dan aku ga bakal tahu, ini tulisan ujungnya akan sampai dimana. Ada Mochi tuh tidur nemenin aku nulis. Ya, sejenis anjing lucu dan agak galak kalau dipegang. Hahaha.

Aku sudah sedikit berkemas lagi tadi. Aku tadi dapat 5 tas plastik merah besar untuk barang-barang di lemari kecilku. Heran. Setelah dikeluarkan, rasanya banyak banget. Heboh deh tu dikamarku. Uda hampir penuh. Aku jadi kepikiran nonton bioskop Indonesia sebentar. Film itu mulai setiap jam 1 siang. Aku nanti maunya nonton. Dan, aku pikir itu seru. Untuk novel The Hobbit, aku sudah baca sampai halaman 20, dari 348 halaman. Yiha, perjalanan yang masih jauh saja. Tulisannya enak dibaca. Aku membaca sambil berimajinasi tentang hal-hal itu.

55 menit lagi film bioskop Indonesia akan mulai. Itu artinya masih lama, dan aku masih punya banyak waktu untuk menulis disini. Baru kmaren sih aku nulis di blog. Jadi, ga terlalu banyak cerita juga. Cuma hal-hal yang mengalir di otakku saja yang keluar. Sekedar tulis. Sekedar melepas penat. Oh ya. Aku akan punya kendaraan baru. Baru. Tekankan pada kata BARU. Karena memang baru banget dan lunas sudah sekali bayar. Hhmm, kamu tak akan pernah menyangka akan ada rejeki nomplok, kan?? It happen to us now. Thanks to you, God. Astungkara. I believe it’s your way to let us “see”.

Setelah membeli hal-hal yang berbau bacaan, aku jadi pengen beli film. Tapi apa dan kapan? Aku memang lagi ga ngebet suatu film. Belum sempet lagi kesana. Yang ada kepikiran baca novel dulu sampai habis. Aku jadi kepikiran judul post kali ini apa yang cocok, kalau isinya campur aduk kayak gini. Apa hayo? Ada ide? Sinta tadi lagi-lagi nelpon. Katanya mau ganggu aku. Siapa lagi kalau bukan aku yang diganggu? Gitu katanya. Hadeh, dasar kurang kerjaan ya tu anak. Hahaha. Dan ada rasa sedikit sedih. Aku pun mengingat kita tak akan pernah lama lagi berkumpul. Karena kita akan tinggal berpisah. Bertemu pun mungkin akan jarang. Ketemunya di kampung halaman kali, semua baru bisa. Kalau kangen ya nelpon aja. Duh, jadi sedih aku. Hiks.

I see you,

Bon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s