Time After Time

time

Denpasar, Sunday, December 30th 2012

Damn. This time, aku pengen teriak. Shit, aku galau. Dari kmaren malem aku galau. Sampai jam 3 pagi. Bayangin! Apa yang harus aku lakukan? Aku tiba-tiba stuck. Aku tiba-tiba buntu. Aku harus ngapain lagi ya? Aku pengen nangis. Apa aku depresi? Haduh, males banget. Aneh. Perasaan sedih yang berkelanjutan.

Natal time sudah lewat. Aku tidak lancong ke gereja. Aku hanya mengucapkan selamat pada temanku yang merayakan. Aku cuma bisa bilang, pohon natal, santa, dan saju itu benar-benar indah. Tahun baru juga sudah dekat nih. 2013 akan bagaimana ya? Jadi penasaran. Uh, kepo. Ganti topik. It’s about beauty. Menurut kamu, cantik itu apa sih? Cantik itu jika aku bisa merasakan gembira dengan diriku, apa adanya. Sehingga aku bisa memberikan senyumku yang paling tulus kepada semua orang.

Kadang ada saat rasa sepi melanda. Aku tiba-tiba butuh teman-temanku. Dimana sekarang mereka semua? I miss them. Nama. Aku punya nama. Kamu punya nama. Semua orang punya nama. Semua benda punya nama. Nama adalah doa. Harapan kepada yang bersangkutan untuk menjadi seperti yang sudah dikatakan orang-orang melalui nama.

That time. Aku ingat saat itu. Kita pergi. Biasa, mencari novel. Aku dapat novel baruku. Hatimu by Salsa Oktifa. Baru sampai halaman 38 dari 354 halaman. Hehe. I wanna talk about my village, Negara. Saat purnama itu, aku sudah menyempatkan diri menghadap Tuhan. Lebih plong rasanya. Aku bisa menjalani hariku dengan lebih ringan. Bangunan baru sudah ada. Mereka masih disana semua. I will miss my village.

Untuk film yang terakhir aku tonton adalah Brave. Tentang seorang putri berambut orange keriting tebal yang suka sekali memanah. Dia tidak suka dipaksa menikah oleh ibunya. Demi mengubah nasib, dia tak sengaja mengubah ibunya menjadi beruang. Tetapi akhirnya semua bisa kembali seperti semula. Huff. Aku sampai kaget-kaget nontonnya. Tuh film ga ketebak kok. Jadi, kamu juga harus nonton ya. Hahaha.

Aku suka tas baruku. My black bag. Semua yang aku perlukan aku taruh disana. Mulai dari novel, note, pulpen, permen, tisu, obat, air, headset, dompet hingga jam tangan. Thanks God, waktu itu rejeki nomplok. Hehe. Aku tiba-tiba mikir. Kalau ga kerja, apa lebih baik aku sekolah lagi? Les gitu? Tapi aku pengen banget belajar bahasa Italy. Karena itu aku rasa agak penting. Hee. Dan aku ingin berdoa untuk semua keluargaku. Tuhan, lindungilah mereka selalu. Astungkara.

Ada yang menawarkan perjalanan ke Gili. Aku mau itu. When? What time? Katanya mungkin pertengahan Januari. Let see aja deh. Kalau ditanya aku ingin kemana, aku akan menjawab : Beachwalk. Hahaha. Baru skali aku kesana. Belum sempet nonton di XXI disana. Beh, kapan ya?

Kapan-kapan,

Bon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s