Let Go

let go1

Denpasar — Sabtu, 26 Januari 2013

Hai, ketemu lagi sama aku, Guys. Apa kabar? Untung ga panas-panas amat ya. Btw, aku pernah kepikiran mau ke Smansa lagi. Iya, sekolah aku dulu. Uda lewat beberapa tahun pasti banyak berubah ya. Hhmm. Trus, kalo aku kesana mau ngapain? Makan mie ayam? Hahaha. I don’t know, just miss this school. Miss my friends, the memories, and the basketball yard. Hahaha. Trakhir kali aku ksana ama temenku, gedungnya ada yang mau ditingkatin lagi. Paling skarang uda jadi. I miss you, Smansa.

Kadang hujan. Kadang mendung. Matahari cuma mampir sebentar. Lalu mendung lagi. Jemuran kapan keringnya kalau gitu? Jalanan akan becek sampai kapan? Banjir di Jakarta kapan selesainya? Huff. Can’t say anything. Indonesia, i love you, don’t be sad. Hhmm, jadi pengen nonton film Eat Pray Love deh. Kan ada Bali-nya tuh. It’s cool. Great movie with Bali in it. Oh ya. Ada kabar baru dari surat kabar. Katanya mata uang rupiah Rp 100.000 bakal jadi Rp 100 aja. Rp 50.000 jadi Rp 50 aja. Dan seterusnya. akan mulai beberapa tahun kemudian sampai semuanya baru. Jadi, es krim magnum harganya Rp 10 ya, yang maksudnya Rp 10.000. Hehehe. Knapa bisa gitu ya? Gue juga heran. Yea, the goverment did it.

Yes, kurang music, Saudara-Saudara. Aku hidupkan dulu ya. Oke, sudah. Awali dengan lagu Muda by Agnes Monica. Dan selanjutnya Avril Lavigne. Haha, mantap. Tadi siang aku nonton film Indonesia, judulnya Salon Ketok Magic. Hee, ga sampai selesai sih. Geli juga liat tu nenek tua berubah jadi muda lagi. Tapi kelakuannya  tetep nenek-nenek. Hah. Dan, aku lagi mikir, ada sesuatu yang baru ga lagi? Atau aku harus membiarkannya saja. Just let it go? Should i? Target. Apalagi targetku? Aku puas dengan pencapaianku sejauh ini. So, apa lagi? Ada yang punya ide? How about going somewhere?

Sepi banget kadang-kadang. Apa kamu ngrasa gitu? So, apa aku harus ke tempat yang ramai? Mall besar? Tempat dugem? Atau malah ke pantai menenangkan diri? I don’t know. Siapa yang bisa memimpin aku sekarang? Aku perlu orang yang menunjukkan kemana lagi jalanku. Yang berkata, kamu harus kesana, Bon. Lakukan itu dan kamu akan bisa merasa lebih baik dari sebelumnya. Ya, aku perlu ada orang yang berkata seperti itu kepadaku. Siapa? Atau aku harus membiarkan ini mengalir begitu saja? Let it flow. And let it go. Haruskah?

let go2


LET GO — Avril Lavigne

Hey, yea, ohoh (3x)
I’ve only got 3 dollars left in my hands,
I walk down the sidewalk as I pass a dirty man
walk up the staircase that leads to my hotel
I’m living in at a fancy hotel, yeayea
then I’ll go up to my room
fixate on what’s the deal
I’m alone again
then I will crawl into the bed,
and call you up to tell you off
[Chorus]
‘Cause I’m on my own, would you leave me alone
before I lose my mind
because you lied and so did I
Oh oh oh, would you cry-y-y
if I let you go tonight if I let you go tonight
yea, yea, let goHey, yea, ohoh

I’ll probably wake up a little sad
but then I’ll get up and let go of it all instead
because really it’s not worth it
to get in a mess over him
to bother get stressed over him
so I’ll just go on with my life
and fixate on everything else but you
yea I’ll just go on with my life
I have no reason to please you anymore

‘Cause I’m on my own, would you leave me alone
before I lose my mind
because you lied and so did I
Oh oh oh, would you cry-y-y
if I let you go tonight if I let you go

So find your way out of my sight
I know it’s hard, it’s tough to laugh
it’s all messed up, don’t play this game

[Chorus] 2x

Yea, yea
getting stressed over you
getting messed over you

Iklan

Fight

Losing Grip

Denpasar — Selasa, 22 Januari 2013

Hi, Selamat Sore. Cepet banget ya udah mau akhir bulan. Ntar lagi Februari deh. Lama juga aku ga nulis disini. Ada yang kangen sama tulisanku ga? Hehe. Diary no.15 sudah siap untuk diisi. Kapan ya aku beli diary baru lagi? Hhmm. Bulan Januari ini lumayan banyak rainan. Diantaranya : Saraswati dan Pagerwesi. Oya, anjing itu, Persie Boy, dia nakal sekali. Hehe. Kadang-kadang dia menganggapku orang asing. Hadeh, kapan kamu bisa benar-benar kenal aku? Dan anjing satunya lagi, aku cuma melihatnya. Dia lucu, kecil, dan berwarna coklat. Harganya coba tebak! 2 juta! Banyangin, 2 juta, Mamen! Kalau dikasi minta aku sih mau. Hehe. Dan, ada foto lucu yang aku dapet dari bbm. Ada seekor anjing pom (mirip Molly), di dalam ember biru muda, dan disekitarnya adalah banjir, Saudara-Saudara. Hihi. Aku kirim ke Tugek, dia bilang lucu. Hhmm, jadi inget Molly pastinya.

Aku jadi pengen es krim deh. Eh, waktu ini aku nonton film The Imposible. Sayang ga sampai selesai, soalnya aku ngeri banget ama nih film. Tau ga tentang apa? Tsunami di Bangkok, Thailand dan merupakan true story. Ya, sekeluarga kena tsunami. Hii. Aku ga berani nerusin nonton. Horor. Mengerikan.

Aku lagi di rumah Panjer nih. Di kamarku, di lantai 2. Aku nulis, lagi ditemenin Persie Boy. Tumben dia mau disini lama. Hehe. I like my room. Jadi tempat yang nyaman untuk menulis. Betah. Lumayan. Dan cucok. Hehe. Untung aja disini ga sepanas di Anyelir dulu. Fiuh. Apa aku harus ngobrol dengan temanku? Siapa lagi? Thx to bbm yang bisa membuat hariku lebih berwarna. Haha.

Ada unek-unek ga, Bon? Udah semingguan ga nulis disini. Jadi, mau cerita apa sekarang? Ada. Aku ingat perbincangan dengan seorang dokter. Ya, dokter itu lagi. Katanya, kerjakan yang bisa dikerjakan sekarang. Jangan mikir yang lampau atau terlalu jauh kedepan. Itu katanya. Coba. Lawan rasa malas yang melanda. Jangan malasnya diikuti. Fight. Can you? Yah, semoga saja bisa. Aku harus bisa menjadi lebih baik lagi. Go Abon Go!! Hahaha.

Semangat!

Bon

Angin

376269_2595161203991_409327649_n

Denpasar – Kamis, 10 Januari 2013

Padahal tadinya aku ingin menulis di note fb. Eh, error, ya udah. Aku tulis disini aja dulu. Aku mau cerita tentang cuaca akhir-akhir ini. Aku yang sekarang tidur di lantai 2, ngeri sendiri mendengar angin yang berhembus di luar sana. Seperti ada yang mau roboh. Sepertinya ada sesuatu yang rusak oleh angin itu.

Apa sih maunya angin itu? Setelah panas tak karuan juga hujan deras, malah datang si angin ribut. Daun dibawa. Debu dibawa. Pasir dibawa. Sampah dibawa. Tak bisakah kau membawa sedikit ketenangan pada kami semua? Kita kaget. Kami was-was. Yang ada, tak tenang. Yang ada, cemas. Itu maumu, Angin? Tega kamu melihat kita seperti itu? Walaupun kami mengomel sedemikian rupa, kamu tidak akan pernah peduli. Tetap saja kamu berhembus. Seketika pelan, kemudian berhembus kencang. Menggetarkan jendela dan pintu. Pohon-pohon itu menjadi ramai. Mereka ikut ribut gara-gara tingkahmu.

Angin. Angin itu udara yang bergerak. Angin itu sejuk. Angin itu segar. Dicari saat panas. Dibutuhkan semua. Tapi tidak angin ribut ya. Hehe. Angin. Sebuah istilah yang tak asing lagi. Ya, aku ingat. Itu adalah teater Angin. Sewaktu aku sekolah dulu. Aku sempat ikut ekskul itu sebentar sebelum beralih ke PMR. Gimana rasanya ikut Angin, Bon? Kamu mau tau? Hahaha.

Aku ingat saat itu adalah waktunya perkenalan. Pukul 4 sore di lapangan tenis sekolah. Semua orang disuruh berakting seperti yang disuruh oleh senior. Benar-benar gila. Aneh. Dan memalukan. Hahaha. Aku ingat ada yang disuruh menjadi anjing. Wekz. Kalau aku, saat itu bersama salah seorang temanku, dipasangkan, dan kami disuruh berakting layaknya tokoh kartun di sebuah game. Ciat. Ciat, dan ciat. Kita sok saling nendang. Sok saling pukul. Sambil tertawa. Huff, untung ga gila-gila amat. Hahaha.

Latihan Angin berikutnya pukul 4 sore lagi. Pernah di taman budaya. Kita disuruh konsentrasi. Kita disuruh pemanasan. Dan latihan operet. Ya, aku ikutnya sampai itu saja. Lumayan dapat latihan vocal juga. Hehe. Aku sering membawa file-ku juga. Salah seorang seniorku melihatnya. Dan tentu saja, isinya Avril semua. Hahaha. Biasa, fans Avril, Om. Hihi. Oya, aku masih ingat juga sekre-nya. Kumpul tiap pulang sekolah disana. Duduk melingkar sambil mengucapkan angin yang lirih. Aula juga. Ya, disana juga. Miss that moments.

Kebersamaan dan makan,

Bon

Happy New Year 2013

2013

Denpasar, Tuesday, January 1st 2013

Happy New Year 2013 to you all..!! God Bless Us. Astungkara. Akhirnya udah tahun baru aja. 2013 lagi. Berarti 2012 kmaren ga jadi kiamat ya?! Hahaha. Huss, ngomongnya. Um, forget it. Pas tengah malem, kembang apinya gila banget lho. Cetar membahana. Wkwkwkwkwk. Sampai-sampai aku terbangun dari tidur, dan akhirnya duduk di teras depan sambil minum fanta merah. Cool. Indah sih indah, tapi suaranya itu lho, ga nahan.

Tahun baru, identik dengan semua yang serba baru. Ada yang baru dari diriku? Oh ya, bakal ada rumah kontrakan baru. Hahaha. But, i still like my old stuffs, kok. Hehe. Dan tahun baru kali ini, benar-benar salah deh kita. Ya, kita kluar rumah, dan ternyata diluar itu rame, macet, dan pengen pulang rasanya. Hee. Di kasir aja ampe ngantri gitu, jadi bikin boring. Huh!! Ya uda, kita cari hari berikutnya aja deh. Rencana ditunda dulu untuk liat rumahnya. Peace.

Tahun baru atau new year kali ini dibarengi juga dengan hujan deras. Dingin, dan sejuk seketika. Jadi rada males keluar rumah deh. Udah rame, hujan lagi. Beh. Oya, ucapan selamat tahun baru aku terima dari bbm. Thanks all, Happy New Year too. Untuk tahun 2013, aku belum punya rencana sih. Masih go with the flow aja dulu. Bolehlah. Hahaha.

Aneh. Aku lagi di Jl. A Yani nih kan. Trus, lagi ngenet di kamar. Ada pikiran : bingung mau ngomong sama siapa. Sama siapa aku harus ngomong skarang? Tapi ga usa dipaksa gitu kali, Bon. Easy, easy. Okay, aku terlalu bersemangat. Tenang. Coba relax dan santai aja dulu. Aku rasa ada yang mengejar aku. Tapi apa?? Aku rasa ada yang mengincar aku. Tapi siapa?? Apa cuma perasaanmu aja, Bon??

Dua ribu tiga belas,

Bon

Time After Time

time

Denpasar, Sunday, December 30th 2012

Damn. This time, aku pengen teriak. Shit, aku galau. Dari kmaren malem aku galau. Sampai jam 3 pagi. Bayangin! Apa yang harus aku lakukan? Aku tiba-tiba stuck. Aku tiba-tiba buntu. Aku harus ngapain lagi ya? Aku pengen nangis. Apa aku depresi? Haduh, males banget. Aneh. Perasaan sedih yang berkelanjutan.

Natal time sudah lewat. Aku tidak lancong ke gereja. Aku hanya mengucapkan selamat pada temanku yang merayakan. Aku cuma bisa bilang, pohon natal, santa, dan saju itu benar-benar indah. Tahun baru juga sudah dekat nih. 2013 akan bagaimana ya? Jadi penasaran. Uh, kepo. Ganti topik. It’s about beauty. Menurut kamu, cantik itu apa sih? Cantik itu jika aku bisa merasakan gembira dengan diriku, apa adanya. Sehingga aku bisa memberikan senyumku yang paling tulus kepada semua orang.

Kadang ada saat rasa sepi melanda. Aku tiba-tiba butuh teman-temanku. Dimana sekarang mereka semua? I miss them. Nama. Aku punya nama. Kamu punya nama. Semua orang punya nama. Semua benda punya nama. Nama adalah doa. Harapan kepada yang bersangkutan untuk menjadi seperti yang sudah dikatakan orang-orang melalui nama.

That time. Aku ingat saat itu. Kita pergi. Biasa, mencari novel. Aku dapat novel baruku. Hatimu by Salsa Oktifa. Baru sampai halaman 38 dari 354 halaman. Hehe. I wanna talk about my village, Negara. Saat purnama itu, aku sudah menyempatkan diri menghadap Tuhan. Lebih plong rasanya. Aku bisa menjalani hariku dengan lebih ringan. Bangunan baru sudah ada. Mereka masih disana semua. I will miss my village.

Untuk film yang terakhir aku tonton adalah Brave. Tentang seorang putri berambut orange keriting tebal yang suka sekali memanah. Dia tidak suka dipaksa menikah oleh ibunya. Demi mengubah nasib, dia tak sengaja mengubah ibunya menjadi beruang. Tetapi akhirnya semua bisa kembali seperti semula. Huff. Aku sampai kaget-kaget nontonnya. Tuh film ga ketebak kok. Jadi, kamu juga harus nonton ya. Hahaha.

Aku suka tas baruku. My black bag. Semua yang aku perlukan aku taruh disana. Mulai dari novel, note, pulpen, permen, tisu, obat, air, headset, dompet hingga jam tangan. Thanks God, waktu itu rejeki nomplok. Hehe. Aku tiba-tiba mikir. Kalau ga kerja, apa lebih baik aku sekolah lagi? Les gitu? Tapi aku pengen banget belajar bahasa Italy. Karena itu aku rasa agak penting. Hee. Dan aku ingin berdoa untuk semua keluargaku. Tuhan, lindungilah mereka selalu. Astungkara.

Ada yang menawarkan perjalanan ke Gili. Aku mau itu. When? What time? Katanya mungkin pertengahan Januari. Let see aja deh. Kalau ditanya aku ingin kemana, aku akan menjawab : Beachwalk. Hahaha. Baru skali aku kesana. Belum sempet nonton di XXI disana. Beh, kapan ya?

Kapan-kapan,

Bon

The Memories

the memories

Denpasar, Sunday, December 23th 2012

Halo, kita mulai post ini dengan sebuah pembukaan. Pembukaan proklamasi? Tentu saja bukan. Saat ini aku di depan laptop, ingin menulis, karena kepalaku serasa penuh dengan inspirasi. Oke, boleh dibilang begitu. Aku melihat ke sebelah kananku. Ada blackberryku. Lihat, sudah jam 09.02 pm. Besok hari terakhir kita di Anyelir. Hiks. Menikmati saat-saat terakhir yang singkat ini. Haruskah aku sedih? Haruskah aku menangis? Trus?

Ada dua ajakan berbisnis dari teman lama. Sungguhkah itu bisnis? Atau sekedar main-main? Hahaha. Oya, bolak-balik itu lelah juga ya. Aku jadi lemas. Aku jadi loyo. Tenaga seakan habis terkuras, ya, itu cape banget. Aku perlu istirahat. Aku perlu es teh manis. Aku perlu fanta stroberi lagi. Makan juga tadi sudah banyak. Semoga bisa kembali bersemangat menyambut hari esok.

Apa lagi yang aku bisa lihat dari rumah ini di saat-saat terakhir? Keadaan yang hampir kosong, aku rasa. Katanya nih tanah bakal jadi sekolah. Sekolah apa? Seperti penyaluran tenaga kerja gitu. Mungkin akan menjadi lebih baik. Rumah ini, perlahan aku rasa semakin kosong. Kejadian di sekitar terasa cepat sekali. Hap, lalu jadilah itu kenangan. Kamu boleh mengabadikannya lewat tulisan atau foto. Itu boleh-boleh saja. Tentu saja, suatu saat kamu akan kangen dengan semua ini. Rumah ini, kenangan, dan atmosfer yang panas itu. Haa.

Beberapa hal yang kulihat dan kudengar serasa tidak penting. Aku lebih tertarik dengan sesuatu yang ingin kulihat dan ingin kuketahui. Aku rasa banyak yang mencoba menarik perhatianku. Tapi untuk apa? Haruskah aku melihat semuanya? Aku belum tentu ingin. Karena aku rasa itu tak penting. Pernah terpikir untuk nulis lagu. Hahaha. Aku tetap ingin menjadi penulis. Itu hal yang terus membayangiku. Hehe. Ngomong-ngomong, hari Ibu sudah lewat, kemarin. Sudah aku kasi ucapan selamat kepada Ibu tercinta dan Nenek terkasih. Hahaha. Happy Mother’s Day!!

Orang itu. Aku sempat melihatnya lagi. Memang perlahan datang, tapi pasti membuatku ingin segera menulis. Dia itu asing. Dia itu penuh misteri. Dia itu inspirasi banget. Dari dulu. Gara-gara apanya ya? Hidungnya kali. Wakakaka. Kapan aku akan bertemu dia lagi? Pasti heboh lagi tu orang-orang. Kenapa bisa gitu? Aku juga ga tau. Tuh, kan apa kubilang, dia itu misterius. Sesuatu banget. Hehe.

What next,

Bon

See Imagination

WRITER

Denpasar, Friday, December 14th 2012

Hai, apa kabarmu sore ini? Tidak pernah sebaik ini, bukan? Kmaren, 13 Des itu sembahyang mepamit disana. Betaranya udah dipindahin ke Negara. Jadi, sedikit lagi kita akan meninggalkan rumah penuh kenangan itu. Hiks. Ga bisa kayak dulu lagi yah. Sayang banget. I will miss all about this house. The memories, the people, and the rain.

Aku mau cerita tentang perasaanku saat ini. Moodku saat ini. Aneh. Aku sekarang mencari marah. Mencari sesuatu yang bisa membuatku tergerak untuk menulis. Aku berpikir, aku harus marah, baru bisa menulis dengan lancar semua emosiku. Hhmm, menurutmu gimana? Sebenarnya bukan marah aja sih. Dan juga ga harus marah. Tapi aku kepikiran harus marah. Harus ya? Hegz. Aneh-aneh aja ni ideku. Haha. Itu yang melintas di otakku saat ini. Weird, huh?!

Kalau aku menulis, aku mau menulis siapa sekarang? Ada ga lagi cowok ganteng yang bisa kutulis? Wkwkwkwkwk. Kurang cowok ganteng, sebagai inspirasi, dan maha karya yang sempurna. Itu sih menurutku kalau boleh dibilang. Hehehe. Alay yah. Aku mungkin perlu bertemu orang baru lagi untuk sekedar refresh pikiran dan materi. Heyho. That’s good. Mungkin tunggu pengalaman seru dari Tuhan lagi. Untuk last time, when i worked at those magazine, that was great. Many people that i have met and we talking about entertainment world. I like that. And i wonder, what’s next? For my new experience. I just can’t wait. God, please show me my way again. Hahaha. I’m happy.

Untuk music, aku sudah donlot beberapa lagu kesukaanku tadi. They are : She’s No You by Jesse McCartney, Leavin’ by Jesse McCartney (i’m in love with you when i hear your voice, J. Haha), My December by Linkin Park (kan kita lagi ada di bulan Desember, yoi), On The Way Down by Ryan Cabrera (musiknya keren.), dan terakhir Secrets by One Republic (nih lagu enak banget dipake buat nulis. I love this song. OST Sorcerer’s Apprentice. Kalau denger lagu ini jadi pengen nonton filmnya lagi deh. Hehe.).

Luna. What i can say about her? Tambah lucu aja. Rambutnya hampir kribo kayak aku. Hehe. Dan kita sama-sama punya tahi lalat di antara mata kita. Haha, aku mencari persamaan diantara kita berdua. Semoga kita nanti menjadi tante dan keponaan yang kompak ya, Na. Hahaha.

Let me see,

Bon